Rabu, 16 November 2011

kisah


Ketika tangan-tangan ini tak mampu lagi menggapai kuasaMu
Tak sanggup lagi menggemgam takdirMu
Akankah harus terteteskan air mata ini
Saat Kau putuskan akhir sehembus nafas insanMu

Tuhan
Apa ini hanya mimpi
Bangunkan aku
Dari mimpi terburuk paling nyata di pelupuk mataku ini

Akankah ada lagi
Ketika jiwaku terkoyak, melayang, terbanting lagi ke bumi
Saat kusaksikan bulir kemerahan tanah itu tutupi segala
Pakaian putih terakhir yang Engkau berikan di singgasana peristirahatan terindahnya

Tuhan
Jika memang ini yang kau gariskan
Jika memang ini yang Kau suratkan dalam takdir insanMu
Jagalah ia dalam dekapanMu
Peluklah dia dalam senyum kebahagiaannya
Selamanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar